Sejarah pergantian kepala negara pada masa khalifah abu bakar dan umar bin khattab
Khalifah
Pengertian khulafaurrosyidin adalah para pemimpian yang mendapatkan petunjuk. Empat sahabat rosul tersebut adalah abu bakar ash shidiq, Umar bin khattab, Utsman bin affan, Ali bin abi tholib.
"Proses pengangkatan abu bakar ash shidiq sebagai khalifah"
> Proses pengangkatan abu bakar ash shidiq berlangsung dramatis, setelah rosululloh wafat, kaum muslimin di madinah berusaha untuk mencari penggantinya. Ketika kaum muhajirin dan anshor berkumpul di saqifah bani sa'idah terjadi perdebatan tentang calon khalifah. Dan masing - masing mengajukan argumentasinya tentang siapa yang berhak menjadi khalifah. Kaum anshor mencalonkan Sa'id bin ubaidillah, seorang pemuka dari suku al khajraj sebagai pengganti nabi. Terjadi perdebatan sengit antara kaum anshor dan kaum muhajirin.
Akan tetapi, Umar bin khattab tidak membiarkan proses tersebut memjadi semakin rumit, maka dengan suara lantang beliau membaiat abu bakar sebagai khalifah yang diikuti oleh Abu Ubaidah." Yang berhak menggantikannya ialah sahabat rosululloh yang menyertainya dalam (gua hira' saat permulaan hijrah). Proses pengangkatan abu bakar ash shidiq sebagai khalifah pertama, menunjukan betapa seriusnya masalah suksesi kepemimpinan dalam masyarakat islam pada saat itu. Dikarenakan suku-suku arab kepemimpinan mereka didasarkan pada sistem senioritas dan prestasi, tidak diwariskan secara turun temurun.
"Proses pengangkatan Umar bin Khattab sebagai khalifah"
> Berbeda dengan pengangkatan abu bakar ash shidiq sebagai khalifah. Abu bakar terpilih secara demokratis melalui perdebatan yang cukup panjang hingga akhirnya terpilih sebagai khalifah yang sah. Sementara Umar bin khattab diangkat melalui penunjuk yang dilakukan khalifah Abu bakar ash shidiq setelah mendapatkan persetujuan dari para sahabat besar.
Hal ini dilakukan guna untuk menghindari pertikaian politik antara umat islam sendiri. ketika abu bakar jatuh sakit pada musim panas dan selama 15 hari tidak kunjung sembuh , ia memanggil sahabat besar dan mengemukakan keinginannya. Beliau mengingikan sebelum meninggal kekuiasaannya sudah berada di tangan pengganti yang benar.
Menjelang wafatnya, abiu bakar mewasiatkan jabatannya kepada Umar bin khattab dan yang menuliskan surat wasiatnya ialah Utsman bin Affan. Setelah itu wasiatnya dibacakan dihadapan kaum muslimin dan mereka mengakuinya serta tunduk dan mematuhi wasiat tersebut.
Lalu inti dari apa yang telah saya tulis diatas ialah pada senin, 12 Jumadil akhir tahun ke-13 hijriyah atau 22 Agustus 634 M. Abu bakar ash shidiq wafat. Atas permintaannya, abu bakar dimakamkan dengan kain kaffan lusuh bekas baju yang biasa ia kenakan pada saat ia pakai menjadi makmum sholat bersama nabi Muhammad SAw dan dimakamkan disamping makam Rosululloh SAw. Setelah Abu bakar ash sidiq wafat, umar bin khatta menggantikannya sebagai khalifah. Sama seperti abu bakar, Umar bin khattab juga hidup sederhana saat memimpin ummat islam, meski wilayah kekuasaannya kian luas. Dan selama mereka menjadi khalifah beliau tidak pernah duduk di singgasana megah sebagaimana raja daerah kekuasaannya begitu luas. Mereka ibarat dua raja tanpa singgasana.
Komentar
Posting Komentar