Postingan

perang salib dan invasi mongol

PERANG SALIB       Faktor Agama Hilangnya kemerdekaan umat Kristiani untuk beribadah ke Yerussalem. Kondisi ini merupakan kebijakan yang dijalankan pemerintahan Bani Saljuk yang menguasai Yerussalem pada tahun 1076 M. Padahal boleh dikatakan bahwa umat Kristiani sangat fanatik dan beranggapan bahwa berziarah ke Makam Nabi Isa di Yerussalem merupakan amalan yang paling baik dan besar pahalanya. Bani Saljuk telah menjalankan kebijakan-kebijakan yang mempersulit dan bahkan menganiaya umat Kristiani yang akan berziarah ke Yerussalem. Kebijakankebijakan yang merugikan umat Kristiani ini terdengar sampai di Eropa, rakyat Eropa menjadi gempar, gusar dan bersedih hati dan justru dari peristiwa ini menumbuhkan semangat keagamaan dan loyalitas terhadap sesama umat Kristiani untuk memberikan perlindungan dan pembelaan. Mereka bergerak bersama untuk menuntut balas atas perampasan kemerdekaan dalam menjalankan ajaran agama mereka. Visi mereka satu yaitu merebut Baitul Maqdis dari...

3 kerajaan besar pada zaman pertengahan

kerajaan utsmaniyah       Pendiri kerajaan Usmani adalah berasal dari bangsa Turki dari suku Qayigh Oghuz yang dipimpin oleh Sulaiman Syah, yang mendiami daerah Mongol dan daerah di negeri Cina. Setelah tiga abad mereka pindah ke Turkistan kemudian ke Persia. Mereka masuk Islam sekitar abad kesembilan atau ke-sepuluh. Di Asia Tenggara mereka mendapat tekanan serangan Mongol pada abad ke 13 M, selanjutnya melarikan diri ke daerah Barat, saudara mereka orang-orang Turki Seljuk, daratan tinggi Asia kecil. Masih dalam rangka menghindari serangan Mongol, mereka kemudian berpindah lagi ke Syam. Ketika sedang dalam perjalanan menuju Syam, Sulaiman Syah dan anggota sukunya ditimpa musibah, yaitu hanyut di sungai efrat karena banjir bandang (1228 M). Kecelakaan di sungai Efrat membuat suku Qayigh Aghuz yang dipimpin oleh anak Sulaiman Syah, yaitu Erthogrol Ibnu Sulaiman Syah.      Pembaharuan di Turki Utsmani terdapat beberapa langkah pembaharuan yang dilakukan...

perkembangan dan peradaban intelektual, sains,teknologi dan astronomi era dinasti abasiyah

       Perkembangan dan peradaban (Intelektual. Sains, Teknologi dan astronomi) era dinasti Abbasyiyah.           Kota Baghdad dijadikan sebagai kota pintu terbuka, artinya siapapun boleh memasuki dan bertempat tinggal , sehingga semua bangsa yang menganut berbagai agama dan keyakinan ias bermukim. Baghdad menjadi kota internasional yang sangat ramai dan didalamnya berkumpul berbagai iase : Arab, Turki, Persia, Romawi. Qibthi dan sebagainya.         Sehingga ias dikatakan, bahwa upaya perluasan daerah kurang begitu diperhatikan akan tetapi dibidang ilmu pengetahuan dan kebudayaan terjadi kemajuan yang pesat, dengan ditandai munculnya para ilmuwan/cendekiawan dan ulama’ yang terkenal seperti : Ibnu Sina, Al Ghozali, Al Farabi, Imam Syafii, Hanafi, Hambali, Imam Maliki, Ibnu Rusydi dan lain-lain . Ada beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan peradaban pada masa Dinasti Abbasyiyah : ...

perdaban islam pada masa daulah umayyah di Andalusia

 Berawal dari keruntuhan dinasti bani umayyah di damaskus ,serta faktor faktor yang menyebabkan keruntuhannya. Secara garis besar daulah bani umayyahterdiri dari periode : 1. periode pertama yang disebut dengan umayyah timur yang berdiri pada tahun 661 M. oleh Mu'awiyah bin abu sufyan. 2. periode kedua, umayyah di andalusia yang dimulai pada tahun 755 M ynag didirikan oleh Abdurrahman al dakhil.     Faktor faktor yang menyebabkan runtuhnya dinasti bin umayyah pada periode pertama     1. masih adanya sisa sisa politik yang terjadi pada masa kholifah ali     2. sistem pergantian khilagah melalui keturunan menjadi suatu hal baru pada masyarakat arab yang pada saat sebelumnya menekankan senioritas     3. sikap hidup penguasa yang cenderung mewah di lingkungan istana     4. konflik antara etnis suku arab timur (bani qays) dan suku arab selatan (bani kalb)     5. munculnya kekuatan baru yang dipelopori oleh keturunan abbas bin a...

sistem peradilan, perkembangan intelektual, bahasa dan sastra arab dan pergantian kepala negara

 sistem peradilan merupakan terjemahan dari kata qadha' yang berarti memutuskan, melaksanakan, menyelesaikan.     SISTEM PERADILAN BANI UMAYYAH 1. lembaga peradilan pada masa itu belum dipengaruhi oleh penguasa. hakim memiliki hak otonom yang sempurna tidak dipengaruhi oleh keinginan-keinginan penguasa. dalam hal itu, khalifah selalu mengawasi gerak gerik hakim dan memecat hakim yang menyeleweng dari garis yang ditentukan. 2. hakim memutuskan perkara menurut hasil ijtihadnya sendiri, dalam hal hal yang tidak ada nash atau ijma'. ketika itu madzhab belum lahir dan belum menjdai pengikat bagi keputusan-keputusan hakim. pada waktu itu hakim hanya berpedoman kepada al qur'an dan sunnah. hakim hakim yang terkenal yaitu, Al qadhi suraih (suraih bin al harits al kindi ), Al qadhi asisabi (amir bin surah bin asy sya'bib), Al qadhi ijas ( abu wailah ijas bin mu'awiyah), salim bin attaz. PERKEMBANGAN INTELEKTUAL MASA BANI UMAYYAH  a. pengembangan bahasa arab dengan menjadikan...

sistem militer, sistem fiskal,interregnum,pembangunan peradaban era umar bin abdul aziz

 Sistem militer 1. bidang militer dalam bidang militer, khalifah  umar bin abdul azziz kurang menaruh perhatian untuk memangun angkatan perang yang tangguh. ia blebih mengutamakan urusan dalam negeri, yaitu meningkatkan taraf hidup rakyat. 2. Bidang dakwah dan perluasan wilayah menurut khalifah umar bin abdul azziz perluasan wilayah harus dilakukan dengan kekuatan militer, tetapi dapat dilakaukan dengan cara berdakwah amar makruf nahi munkar. maka khalifah umar bin abdul aziz menerapkan kebijakan anatra lain :     a. menghapus kebiasaan mencela ali bin abi thalib dan keluarganya dalam khatbah setelah shalat jum at. kebiasaan yang tidak baik itu ia ganti dengan pemacaan firman ALLAH SWT. dalam surat an nahl ayat 90 yang artinya  "sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan bebrbuat kebajikan, memberi bantuan kepada kerabat dan dia melarang melakukan perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. dia memberimu pengajaran agar kamu dapat mengambil pelajaran. Ke...

Sejarah pergantian kepala negara pada masa utsman bin affan dan ali bin abi thalib.

fase utsman bin affan Utsman bin affan memiliki julukan Zunnuraini wal hujrotaini artinya memiliki dua cahaya dan dua kali hijrah, beliau menikahi dua putri nabi, Rukayyah dan umi  kalsum, Utsman juga dua kali hijrah yakni habsyi dan madinah. Beliau disegani karena berasal adri keturunan bangsa saudagar yang kaya raya. Naiknya utsman menjadi khalifah utsman menggantikan umar bin khattab menjadi khalifah yang ketiga. sebelum umar wafat, umar telah mengangkat enam orang yang bertugas menentukan kahlifah selanjutnya. mereka adalah utsman bin affan, ali bin abi thalib, thalhah bin baidillah, zubair bin awwam, abdurrahman bin auf, dan sa id bin abi waqos. keenamnya bermusyawarah untuk menentukan pengganti utsman bin affan dipilih karena paling senior. Ia pun dibaiat sebagai khalifah di masjid nabawi pada 23 H atau 644 M di usia 70 tahun.Masa pemerintahan utsman bin affan dimasa pemerintahan utsman ekspansi terus dilakukan atas usul muawiyah, utsman juga membentuk armada angkatan laut. F...