Sejarah pergantian kepala negara pada masa utsman bin affan dan ali bin abi thalib.

fase utsman bin affan

Utsman bin affan memiliki julukan Zunnuraini wal hujrotaini artinya memiliki dua cahaya dan dua kali hijrah, beliau menikahi dua putri nabi, Rukayyah dan umi  kalsum, Utsman juga dua kali hijrah yakni habsyi dan madinah. Beliau disegani karena berasal adri keturunan bangsa saudagar yang kaya raya. Naiknya utsman menjadi khalifah utsman menggantikan umar bin khattab menjadi khalifah yang ketiga. sebelum umar wafat, umar telah mengangkat enam orang yang bertugas menentukan kahlifah selanjutnya. mereka adalah utsman bin affan, ali bin abi thalib, thalhah bin baidillah, zubair bin awwam, abdurrahman bin auf, dan sa id bin abi waqos. keenamnya bermusyawarah untuk menentukan pengganti utsman bin affan dipilih karena paling senior. Ia pun dibaiat sebagai khalifah di masjid nabawi pada 23 H atau 644 M di usia 70 tahun.Masa pemerintahan utsman bin affan dimasa pemerintahan utsman ekspansi terus dilakukan atas usul muawiyah, utsman juga membentuk armada angkatan laut.

Fase Ali bin abi thalib

Pengangkatan ali bin abi thalib

Ali bin abi thalib memerintah selama 6 tahun dari 35 hingga 40 hijriyah atau 655-660 M. pengangkatan Ali bin abi thalib sebagai khalifah setelah utsman wafat keadaan semakin kacau. kaum muslimin mendesak agar ali bin abi thalib dibaiat sebagai khalifah. peristiwa itu berlangsung pada 25 dzulhijjah - 35 H di masjid madinah.

Masa dinasti umayah timur

- dalam literatur sejarah, dinasti umayah selalu dibedakan menjadi dua : pertama , dinasti umayyah yang berpusat di Syiria dan yang kedua berpusat di andalusia..

Usaha perluasan wilayah ketimur

usaha perluasan wilayah kekuasaan bani umayyah tidak hanya dilakukan kebagian barat, seperti masir dan afrika utara hingga kepulauan laut tengah, juga dilakukan ke wilayah timur seperti turkistan, sistaan, dan lainnya. pada tahun 44 H muawiyyah bin abu sufyan mengirim pasukan dibawah pimpinan al nuhallab bin shafarah untuk menakhlukkan wilayah sindus yaitu daerah yang membentang mulai dari kabul hingga multan. usaha perluasan wilayah kekuasaan islam yang dilakukan oleh khalifah muawiyah ini berhasil menambah luas wilayah kekuasaan dinasti ani umayyah ini, sehingga luas wilayah kekuasaan dinasti bani umayyah meliputi wilayah jazirah, anak benua afrika, india, dan sebagian kepulauan laut tengah.

KEDUDUKAN AMIR AL MU'MININ

 pada masa dinasti bani umayyah amirul mu'minin bertugas hanya sebagai khalifah dalam bidang temporar (politik), sedangkan urusan keagamaan diserahkan kepada para ulama. hal ini berbeda dengan amirul mu'minin pada masa khulafaur rosyidin yang mana khalifah disamping kepala politik juga kepala agama. Selain itu, , pada masa itu pula khalifah lebih mengandalkan para gubernur dan tangan kanannya untuk terjun langsung dalam urusan kemiliteran. para khalifah hanya mengeluarkan kebijakan kebijakan politik yang dalam kasus ini kebanyakan ditentang oleh masyarakat kerena dinilai terlalu dictator dan otoritatif serta tidak membuka ruang demokrasi maka tak pelak banyak bermunculan pemberontakan pada masa daulah umayyah ini. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

sistem militer, sistem fiskal,interregnum,pembangunan peradaban era umar bin abdul aziz

sistem peradilan, perkembangan intelektual, bahasa dan sastra arab dan pergantian kepala negara

perkembangan dan peradaban intelektual, sains,teknologi dan astronomi era dinasti abasiyah