3 kerajaan besar pada zaman pertengahan

kerajaan utsmaniyah

     Pendiri kerajaan Usmani adalah berasal dari bangsa Turki dari suku Qayigh Oghuz yang dipimpin oleh Sulaiman Syah, yang mendiami daerah Mongol dan daerah di negeri Cina. Setelah tiga abad mereka pindah ke Turkistan kemudian ke Persia. Mereka masuk Islam sekitar abad kesembilan atau ke-sepuluh. Di Asia Tenggara mereka mendapat tekanan serangan Mongol pada abad ke 13 M, selanjutnya melarikan diri ke daerah Barat, saudara mereka orang-orang Turki Seljuk, daratan tinggi Asia kecil. Masih dalam rangka menghindari serangan Mongol, mereka kemudian berpindah lagi ke Syam. Ketika sedang dalam perjalanan menuju Syam, Sulaiman Syah dan anggota sukunya ditimpa musibah, yaitu hanyut di sungai efrat karena banjir bandang (1228 M). Kecelakaan di sungai Efrat membuat suku Qayigh Aghuz yang dipimpin oleh anak Sulaiman Syah, yaitu Erthogrol Ibnu Sulaiman Syah.

    Pembaharuan di Turki Utsmani terdapat beberapa langkah pembaharuan yang dilakukan sebagai berikut : • Mengirim para pelajar Turki Utsmani untuk belajar berbagai disiplin ilmu ke Eropa dan terutama Prancis. • Pengiriman duta untuk melihat langsung kemajuan Eropa dalam bidang ekonomi dan militer dan duta diwajibkan memberikan laporan. • Mendatangkan guru dari Eropa ke Turki Utsmani terutama untuk melatih kemiliteran di Turki, diantaranya De Reochefort, Conte de Bonneval, Macharty, dan Ramsay. • Mendirikan sekolah tehnik militer (1734 M). • Pembentukan badan penerjemahan (1717 M), di bawah pimpinan Ibrahim Mutafarika. Lembaga ini bertugas menerjemahkan buku – buku Barat ke dalam bahasa Turki. Ibrahim Mutafarika menulis sejumlah buku tentang matematika, astronomi, geografi, kedokteran, sejarah, dan agama. • Pendirian penerbit dan percetakan (1712 M) yang menerbitkan buku – buku dalam berbagai bidang ilmu.

    Dinasti Safawi Ketika kerajaan Usmani sudah mencapai puncak kemajuannya, kerajaan Safawi di Persia baru berdiri. Kerajaan ini berkembang dengan cepat. Kerajaan Safawi menyatakan Syiah sebagai mazhab negara. Kerajaan Safawi berasal dari sebuah gerakan tarekat yang berdiri di Ardabil, Azerbajian. Tarekat ini diberi nama tarekat Safawiyah didirakan pada waktu yang sama dengan berdirinya Turki Usmani. Kerajaan ini berdiri pada 1501M dan didirikan oleh Ismail, setelah berhasil menaklukan Tabriz ibukota AK Kyoyunlu. Hanya dalam waktu sepuluh tahun wilayah kekuasaan imperium ini sudah meliputi Persia dan bagian timur Bulan Sabit Subur. Namun kekalahan Kerajaan Safawi melawan Usmani pada tahun 1514 di Chaldiran dan hampir direbutnya kerajaan, nampaknya memberikan goncangan moral hebat kepada Ismail. Kehidupan Ismail berubah, ia lebih senang menyendiri, menempuh kehidupan hura-hura dan berburu. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif bagi kerajaan Safawi, yaitu persaingan segitiga antara pimpinan suku-suku Turki, pejabat keturunan Persia dan Qizilbah dalam merebut pengaruh memimpin kerajaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sistem militer, sistem fiskal,interregnum,pembangunan peradaban era umar bin abdul aziz

sistem peradilan, perkembangan intelektual, bahasa dan sastra arab dan pergantian kepala negara

perkembangan dan peradaban intelektual, sains,teknologi dan astronomi era dinasti abasiyah